Pelet Praktis

Ilmu Pelet Praktis Tanpa Tirakat Dan Ritual Yang Berat

Doa Penangkal Santet, Bacakan Ayat-Ayat Ampuh Ini

Santet dan guna-guna merupakan pengaruh jelek yang ditimbulkan oleh setan. Di antara cara menangkal santet dan guna-guna adalah dengan membaca doa Nabi Saw yang diajarkan oleh Malakat Jibril berikut;

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِيْ لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَبَرَأَ وَذَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي اْلأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَانُ

A’uzu bi kalimatillahit tammatil lati la yujawizuhunna barrun wala fajirun min syarri ma kholaqa wa bara-a wa zara-a wa min syarri ma yanzilu minas sama-i wa min syarri ma ya’ruju fiha wa min syarri ma zara-a minal ardhi wa min syarri ma yakhruju minha wa min syarri fitanil laili wan nahari wa min syarri thoriqin illa thariqan yathruqu bi khoirin ya rohman.

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak akan diterobos oleh orang baik dan orang durhaka, dari kejahatan apa yang diciptakan dan dijadikanNya, dari kejahatan apa yang turun dari langit dan yang naik ke dalamnya, dari kejahatan yang tumbuh di bumi dan yang keluar daripadanya, dari kejahatan fitnah-fitnah malam dan siang, serta dari kejahatan-kejahatan yang datang (di waktu malam) kecuali dengan tujuan baik, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.

Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam Al-Baihaqai dari Abdurahman bin Khanbasy, dia berkata

جَاءَتْ الشَّيَاطِينُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَوْدِيَةِ وَتَحَدَّرَتْ عَلَيْهِ مِنْ الْجِبَالِ وَفِيهِمْ شَيْطَانٌ مَعَهُ شُعْلَةٌ مِنْ نَارٍ يُرِيدُ أَنْ يُحْرِقَ بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَرُعِبَ -قَالَ جَعْفَرٌ: أَحْسَبُهُ قَالَ: جَعَلَ يَتَأَخَّرُ- قَالَ: وَجَاءَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ قُلْ. قَالَ: مَا أَقُولُ؟ قَالَ: قُلْ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ». فَطَفِئَتْ نَارُ الشَّيَاطِينِ، وَهَزَمَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَل

Setan datang kepada Rasulullah Saw dari bukit-bukit, mereka bergemuruh dari gunung-gunung menuju beliau. Di antara mereka ada setan yang membawa obor, hendak membakar Rasulullah Saw. Kemudian Rasulullah Saw takut. Ja’far berkata; saya menaksir (Abdurrahman bin Khanbasy) berkata; Rasulullah mundur. Abdurrahman berkata; Lalu Malaikat Jibril datang dan berkata; Wahai Muhammad, bacalah. Beliau bertanya; Apa yang saya harus baca?

Malaikat Jibril berkata; Bacalah, ‘A’uzu bi kalimatillahit tammatil lati la yujawizuhunna barrun wala fajirun min syarri ma kholaqa wa bara-a wa zara-a wa min syarri ma yanzilu minas sama-i wa min syarri ma ya’ruju fiha wa min syarri ma zara-a minal ardhi wa min syarri ma yakhruju minha wa min syarri fitanil laili wan nahari wa min syarri thoriqin illa thariqan yathruqu bi khoirin ya rohman.’ Kemudian api setan padam dan Allah menghancurkan mereka.

Tradisi di masyarakat Indonesia masih kental dengan hal hal mistik seperti santet. Santet dikenal sebagai cara yang kejam untuk menyakiti seseorang dengan cara gaib. Lalu, bagiamana agar seseorang tidak terkena santet? Bacaan doa-doa berikut bisa dipraktikkan.

Membaca ayat-ayat Alquran sebagai berikut:

  • Al-Fatihah
  • Tiga surat terakhir dari Alqurann (Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas)
  • Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)

Di samping itu, hafalkan doa-doa di bawah ini dan ucapkan tiga kali atau lebih di pagi dan sore hari: “Bismillahilladzi la yadurru maa ismihi shay’un fil-ardi wa la fis-sama’i wa huwas-samiul-`alim” (Dengan nama Allah; yang bersama nama-Nya tidak celaka sesuatupun yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).

  • Hasbiyallahu la ilaha illa huwa alayhi tawakkaltu wahuwa rabbul-arshil-`azhim (Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung).
  • Allaahumma inni audzu bika min hamazatish-shayatin wa audzu bika rabbi an yahdurun (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan dan aku berlindung kepada-Mu dari segala gangguan setan yang mendatangiku).
  • Audzu biizzatillahi wa qudratihi mimma ajidu wa uhadhiru (Aku berlindung dengan kekuatan Allah dan kehendak-Nya dari sakit dan nyeri yang aku alami).

Perlu diingat bahwa doa dan zikir akan membawa manfaat jika itu datang dari hati yang lurus dan yakin kepada Allah SWT, dengan demikian maka kita akan menaruh segala pengharapan dan doa kita hanya kepada Allah yang Maha Kuat lagi Maha Berkuasa.

Admin Pelet

× Pemaharan Klik